BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Komputer adalah suatu alat komputasi
elektronik yang kini sudah tidak menjadi benda asing lagi dikalangan
masyarakat. Sangat gampang menemukannya di dalam perkantoran, pusat
perbelanjaan, rumah sakit bahkan di rumah – rumah masyarakat. Tidak menutup
kemungkinan bahwa computer yang merupakan kebutuhan sekunder saat ini akan
menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat.
Dalam konteks umum, computer terdiri
dari perangkat keras (hardware) dan
perangkat lunak (software). Perangkat
keras atau yang juga disebut hardware adalah
salah satu komponen dari sebuah komputer yang sifatnya bisa dilihat dan diraba
oleh manusia secara langsung atau yang berbentuk nyata, yang berfungsi untuk
mendukung proses komputerisasi. Sedangkan perangkat lunak atau yang juga
disebut software adalah suatu
komponen dari sebuah computer yang sifatnya dapat dilihat namun tidak dapat
diraba atau tidak memiliki bentuk nyata
yang berfungsi sebagai penghubung antara perangkat hardware dan mengatur dari proses komputerisasi.
Hardware
sendiri dapat bekerja
berdasarkan perintah yang telah ditentukan ada padanya, atau yang juga disebut
dengan dengan istilah instruction set. Dengan adanya perintah yang dapat
dimengerti oleh hardware tersebut, maka hardware tersebut dapat melakukan
berbagai kegiatan yang telah ditentukan oleh pemberi perintah. Perangkat keras pun terdiri dari tiga komponen yaitu
perangkat input, perangkat proses dan perangkat output. Kali ini penulis akan
mencoba untuk membahas lebih mendetail mengenai ketiga komponen perangkat keras
computer tesebut dalam makalah yang berjudul “Pengenalan Perangkat Keras
Komputer”.
BAB II
PEMBAHASAN
Komputer
adalah alat hitung yang memproses data yang disajikan dalam bentuk data diskret
(digital) dan data kontinyu (analog). Selain itu, komputer juga merupakan
sebuah alat elektronik yang mampu melaksanakan tugas diantaranya adalah
menerima input, memproses input sesuai dengan programnya, menyimpan
perintah-perintah dan hasil pengolahan, serta menyediakan output dalam bentuk
informasi. Secara sederhana, cara kerja computer data dilihat pada gambar di
bawah ini :
Sistem komputer ini baru akan
bekerja apabila ada program komputer yang berisi instruksi yang memerintahkan
CPU. Secara lebih rinci, cara kerja komputer dapat dilihat seperti pada gambar
berikut :
2.1 Perangkat Input
Perangkat Input
atau yang juga disebut sebagai Input
Devices adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk
memasukkan data atau perintah ke dalam computer guna untuk memproses, mengolah
dan mendapatkan suatu data untuk mendapat informasi yang diperlukan. Perangkat
masukkan menerima input dari luar sistem dapat berupa Signal Input atau Maintanance Input. Signal Input merupakan suatu data yang dimasukkan ke dalam sistem
computer yang berguna saat terjadinya proses komputerisasi, sedangkan Maintanance Input merupakan suatu program yang digunakan untuk mengolah
data yang di masukkan.
Berikut adalah
pembahasan dari beberapa contoh Perangkat Input computer (Input Devices) yang sering kita jumpai saat menggunakan computer :
2.1.1 Keyboard
Keyboard merupakan salah satu
unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan computer.
Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai
media bagi user untuk memasukkan perintah - perintah lainnya yang diperlukan
selama proses komputerisasi, seperti menyimpan file, membuka file, merubah file
maupun menghapus sebuah file dan lain sebagainya.
Tombol- tombol suatu keyboard
umunya dapat dikelompokkan menjadi 4 bagian:
1. Typewriter key, yaitu berfungsi sama seperti mesin ketik. Contohnya yaitu
tombol tabs, tombol caps lock, tombol enter, tombol
a sampi z dan lain sebagainya.
2. Numeric key, yaitu
berfungsi untuk memasukkan inputan angka. Contohnya yaitu tombol angka 1 sampai
0.
3. Function key, yaitu tombol yang memiliki fungsi khusus. Contohnya yaitu tombol F1 sampai F12.
4.
Special
key,
yaitu tombol yang memiliki perintah khusus yang menjadi salah satu bagian yang
sangat penting dalam keyboard. Contohnya yaitu tombol Ctrl, tombol Alt, tombol
Shift, tombol Option, tombol Command, tombol Esc, tombol Backspace, tombol
Delete dan lain sebagainya.
2.1.2 Mouse
Mouse merupakan suatu alat
inputan yang digunakan untuk mengatur perpindahan kursor dan memberi perintah
secara praktisi kepada system computer untuk melakukan suatu perintah. Setiap
kita menggerakkan mouse di layar monitor selalu tampak sebuah pointer (penunjuk
mouse) yang ikut. Arah gerak pointer di monitor selalu sesuai dengan arah
gerakkan mouse, sedangkan bentuk tampilan ponter di monitor selain tergantung
objek yang ditunjukkan ke layar, bentuk tampilan pointer tersebut dapat juga
tergantung dari settingan yang telah kita tentukan untuk mouse.
2.1.3 Scanner
Scanner merupakan suatu alat
inputan alat yang dapat digunakkan untuk mengcopy atau menduplikat suatu teks
dari buku, majalah, koran, atau lainnya ke dalam computer dalam suatu bentuk
format yang dapat diolah di dalam computer atau berbentuk softcopy. Biasanya
hasil dari scan akan ditampilkan dalam program Microsoft Word atau dalam format
doc/docx file, sehingga kita tidak
perlu mengetikkan kata demi kata dan tentunya memudahkan dalam menduplikasi
suatu surat maupun berkas – berkas penting tanpa harus membuatnya dari awal.
Selain itu scanner juga dapat menduplikasi gambar maupun foto.
2.1.4 Joystick
Joystick adalah
merupakan alat inputan yang dibuat dan di design khusus untuk digunakan dalam
permainan atau games tertentu di dalam komputer. Joystick mempunyai bentuk
seperti tongkat yang dilengkapi dengan tombol-tombol yang akan mengatur gerak
suatu objek dalam permainan atau games komputer tersebut. Joystick juga dapat
dianggap sebagai unit control pada saat kita bermain game di dalam computer.
2.1.5 Barcode
Barcode termasuk dalam unit
masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk membaca suatu kode yang
berbentuk kotak – kotak atau garis – garis tebal vertical yang kemudian
diterjemahkan dalam bentuk sebuah kode tertentu yang bersifat unique. Kode-kode ini biasanya menempel
pada produk-produk makanan, minuman, alat elektronik dan lain sebagainya.
Selain itu pemindai barcode ini berfungsi sebagai membaca barcode dari benda
tertentu yang nantinya berguna untuk memudahkan computer mengenali benda
tesebut dan menampilkan informasi yang terkait dengan benda tersebut.
2.1.6 Touch Pad
Touch Pad merupakan suatu alat inputan yang biasanya kita
temukan pada laptop maupun notebook. Biasanya alat ini digunakan dengan cara
menyentuhnya dengan jari untuk mengarahkan pointer beserta biasanya dilengkapi
dengan tombol klik kanan dan tombol klik kiri. Touch Pad digunakan sebagai
pengganti mouse dan memiliki fungsi yang
hampir sama dengan pointing stick dan trackball.
2.1.7 Track Ball
Track Ball merupakan suatu alat inputan yang memiliki fungsi
hampir sama dengan touch pad maupun mouse. Track Ball sendiri dalam
penggunaannya tidak perlu digeser seperti pada saat menggunakan mouse. Cukup
dengan menggulirkannya untuk mengarahkan pointer ke arah yang kita
inginkan. Namun kini track ball sudah semakin jarang
digunakan dari pada touch pad dan mouse.
2.1.8 Light Pen
Light Pen adalah suatu alat masukkan pointer
elektronik yang digunakan untuk membuat, modifikasi dan men-design gambar yang
nantinya akan ditampilkan pada screen (monitor). Light pen memiliki sensor yang
dapat mengirimkan sinyal cahaya ke komputer yang kemudian selanjutnya akan
direkam, dimana layar monitor bekerja dengan merekam enam sinyal elektronik
setiap baris per detik. Sehingga nantinya design yang telah kita buat akan
dapat diolah kembali di dalam computer.
2.1.9 Kamera Digital
Perkembangan teknologi telah begitu canggih sehingga
komputer mampu menerima input dari kamera. Kamera ini dinamakan dengan Kamera
Digital dengan kualitas gambar lebih bagus dan lebih baik dibandingkan dengan
cara menyalin gambar yang menggunakan scanner. Ketajaman gambar dari kamera
digital ini ditentukan oleh jumlah pixel-nya. Kemudahan dan kepraktisan alat
ini sangat membantu banyak kegiatan dan pekerjaan. Kamera digital tidak
memerlukan film sebagaimana kamera biasa. Gambar yang diambil dengan kamera
digital disimpan ke dalam memori kamera tersebut dalam bentuk file, kemudian
dapat dipindahkan atau ditransfer ke komputer. Kamera digital yang beredar di
pasaran saat ini ada berbagai macam jenis, mulai dari jenis kamera untuk
mengambil gambar statis sampai dengan kamera yang dapat merekan gambar hidup
atau bergerak seperti halnya video.
2.1.10 Handy Cam
Handy Cam adalah suatu alat inputan yang memiliki fungsi
hampir sama dengan Kamera Digital. Namun Handy Cam disini lebih dikhususkan
untuk merekam suatu objek maupun peristiwa dalam bentuk video. Sehingga
nantinya hasil dari video tersebut dapat kita olah lagi di dalam computer untuk
mendapatkan sesuai dengan yang kita butuhkan.
2.1.11 Web Cam
Web Cam adalah suatu alat inputan yang memiliki fungsi hampir
sama dengan Kamera Digital maupun Handy Cam. Namun kelebihan dari web cam sendiri yaitu dapat digunakan
sebagai konferensi video jarak jauh. Contohnya jika kita ingin menghubungi
seseorang dengan cara bertatap muka langsung dengannya melalui computer kita
dapat melakukannya dengan menggunakan web
cam. Selain itu web cam disini
juga dapat berfungsi sebagai kamera perekam video maupun merekam gambar pada
saat kita sedang menggunakan computer.
2.1.12 Microphone
Microphone adalah suatu unit
masukkan berfungsi untuk merekam atau memasukkan suara yang nantinya akan
disimpan dalam memori computer yang selanjutnya dapat diproses sebagai hasil
rekaman suara maupun mengirimkannya ke pada user
lainnya. Dengan microphone, kita dapat merekam suara ataupun dapat berbicara
kepada orang lain seperti pada saat kita sedang chatting. Penggunaan microphone
ini tentunya memerlukan perangkat keras lainnya yang berfungsi untuk menerima
input suara yaitu sound card dan speaker agar user tersebut dapat
mendengarkan suara.
2.1.13 Graphic
Pads
Graphic Pads adalah suatu unit
masukkan yang memiliki cara kerja hampir sama dengan touch pad. Namun disini graphic
pads adalah alat masukkan yang khusus berfungsi untuk menggambar suatu
objek yang hasilnya akan langsung ditampilkan di layar monitor. Jadi ketika
kita menggambar suatu objek dengan menggunakan graphic pads seolah – olah kita sedang menggambar langsung di layar
monitor computer. Alat ini sendiri sering digunakan bersama dengan light pen sebagai alat untuk menggambar
di atas graphic pads.
2.2 Perangkat
Processing
Perangkat
Processing atau yang juga disebut sebagai Processing
Devices adalah perangkat keras computer yang berfungsi sebagai alat untuk
pemrosesan dari data yang diinputkan oleh user
yang kemudian akan diolah menjadi suatu informasi sesuai dengan keinginan dan
kebutuhan user.
Proses ini berperan penting dalam
system komputer. Media untuk proses yang sudah menjadi system yang utuh Mainboard atau sering disebut Motherboard. Dimana di dalam mainboard
ini sudah termasuk di dalamnya prosesor yang berfungsi untuk mengolah data yang
terletak di dalam CPU (Central Processing Unit). Ketika menerjemahkan data,
prosesor dibantu oleh hardware-hardware lainnya seperti memori RAM (kecepatan
membaca data), harddisk (menyimpan data), power supply (memberikan asupan daya
listrik kepada hardware-hardware lainnya dalam CPU), VGA (ketika data yang
diolah berhubungan dengan grafis), soundcard (berhubungan dengan audio-output),
modem (untuk internet), dan lain sebagainya, dimana ketika hardware – hardware
tersebut bekerja semuanya terhubung lewat motherboard. Prosesor sendiri terdiri
dari 3 bagian utama yaitu:
Ø Control
Unit, merupakan bagian utama dari sebuah
prosesor yang bertugas untuk mengontrol semua perangkat yang terpasang pada
komputer, mulai dari input device sampai dengan output device.
Ø Arithmatic
Logic Unit, yang merupakan
bagian dari prosesor yang memiliki tugas khusus untuk mengolah data aritmatika
serta data logika.
Ø Memory, merupakan bagian dari prosesor
yang berfungsi sebagai unit pendukung dimana perintah-perintah yang sering
digunakan oleh prosesor akan disimpan sementara pada bagian ini. Memori terdiri
dari 2 macam, yaitu RAM (Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory).
o
RAM
(Random Access Memory) adalah
memori yang dapat dibaca atau ditulis yang bersifat sementara. Data dalam
sebuah RAM bersifat volatile, artinya data akan terhapus bila catu daya
dihilangkan. Karena sifat RAM hanya digunakan untuk menyimpan data sementara,
yang tidak begitu vital saat aliran daya terputus.
o
ROM
(Read Only Memory) adalah
memori yang hanya dapat dibaca. Data yang tersimpan dalam ROM bersifat non volatile,
artinya data tidak akan terhapus, meskipun catu daya terhapus. Karena sinyalnya
maka ROM dipergunakan untuk menyimpan program. Ada beberapa tipe ROM,
diantaranya ROM Murni, PROM, dan EPROM. PROM (Programmable ROM) adalah ROM yang
dapat diprogram sendiri oleh pemakai.
Berikut adalah
pembahasan dari beberapa contoh Perangkat Processing computer (Processing
Devices)
yang sering kita jumpai saat menggunakan computer :
2.2.1 Personal
Computer (PC)
Tabel Spesifikasi
Processor Personal Computer
|
No
|
Nama
|
Seri
|
Clock Speed
|
64 bit
|
L2 Chace
|
VTS
|
HTS
|
|
1
|
Intel Celeron
|
E1400
|
2.0 Ghz
|
Yes
|
512 Kb
|
No
|
No
|
|
2
|
Intel Pentium 4
|
530J
|
3.0 Ghz
|
No
|
1 Mb
|
-
|
Yes
|
|
3
|
Intel Core 2 Duo
|
E8500
|
3.16 Ghz
|
Yes
|
6M shared
|
No
|
No
|
|
4
|
Intel Core 2 Quad
|
Q8200
|
2.33 Ghz
|
Yes
|
4 Mb
|
Yes
|
No
|
|
5
|
Intel Core i3
|
2370M
|
2.4 Ghz
|
Yes
|
0.5 Mb
|
Yes
|
Yes
|
|
6
|
Intel Core i5
|
2390T
|
2.7 Ghz
|
Yes
|
3 Mb
|
Yes
|
Yes
|
|
7
|
Intel Core i7
|
920
|
2.66 Ghz
|
Yes
|
8 Mb
|
Yes
|
Yes
|
|
8
|
AMD Athlon II X2
|
245
|
2.9 Ghz
|
Yes
|
2 Mb
|
-
|
Yes
|
|
9
|
AMD Athlon II X2
|
550
|
3.1 Ghz
|
Yes
|
1024 Kb
|
-
|
Yes
|
|
10
|
AMD Athlon 64 X2
|
7750
|
2.5 Ghz
|
Yes
|
1024 Kb
|
-
|
-
|
|
11
|
AMD Athlon II X2
|
250
|
3.0 Ghz
|
Yes
|
2 Mb
|
-
|
Yes
|
|
12
|
AMD Phenom II X4
|
955
|
3.2 Ghz
|
Yes
|
2 Mb
|
-
|
Yes
|
|
13
|
AMD Athlon 64 X2
|
7850
|
2.8 Ghz
|
Yes
|
1024 Kb
|
-
|
-
|
|
14
|
AMD Phenom II X3
|
710
|
2.6 Ghz
|
Yes
|
1536 Kb
|
Yes
|
Yes
|
2.2.2 Network Computer
(Server)
Sesuai dengan namanya, computer server dapat diibaratkan
sebagai pelayan suatu jaringan computer. Server adalah computer yang berfungsi
untuk melayani, membatasi dan mengontrol akses terhadap client – client dan
sumber daya pada suatu jaringan computer. Selain itu server didukung dengan
spesifikasi hardware yang besar berbeda dengan computer biasanya serta menggunakan system operasi
yang dirancang khusus yang disebut juga dengan istilah sebagai system operasi
jaringan.
Tabel Spesifikasi
Processor Network Computer
|
No
|
Nama
|
Seri
|
Clock Speed
|
64 bit
|
L2 Chace
|
VTS
|
HTS
|
|
1
|
Intel Xeon E5
|
2609
|
2.4 Ghz
|
Yes
|
10Mb
|
Yes
|
No
|
|
2
|
Intel Itanium
|
9500
|
2.53 Ghz
|
Yes
|
-
|
Yes
|
Yes
|
|
3
|
AMD Opteron
|
6272
|
2.1 Ghz
|
Yes
|
16 Mb
|
Yes
|
No
|
2.2.3 Mobile Device
a.
Samsung Exynos 5 Octa 5420
o Memiliki clock speed 1.8 Ghz
o Memiliki GPU (Graphic Processing Unit) 533 Mhz
o Tidak memiliki integrasi dengan LTE.
o Menggunakan teknologi HMP yang dapat meningkatkan daya tahan
baterai.
o Mendapatkan 889 untuk hasil GeekBench.
b.
Qualcomm Snapdragon 800
o Memiliki clock speed 2.3 Ghz
o Memiliki GPU (Graphic Processing Unit) 550 Mhz
o Memiliki integrasi dengan LTE yang mampu men-download dengan
kecepatan tinggi.
o Tidak memiliki teknologi HMP.
o Mendapatkan 932 untuk hasil GeekBench.
c.
Nvidia Tegra 4
o Memiliki clock speed 1.9 Ghz
o Memiliki GPU (Graphic Proccessing Unit) 672 Mhz
o Jumlah maksimal RAM yang didukung yaitu 4 GB
o Memiliki 72 shading
unit
d.
MediaTek MT6589
o Memiliki clock speed 1.2 Ghz
o Memiliki kecepatan RAM sebesar 533 Mhz
o Memiliki kecepatan GPU sebesar 286 Mhz
o Mendapatkan 1045 untuk hasil GeekBench.
o Memiliki 4 CPU Threads
e.
Texas Instruments OMAP4430
o Memiliki clock speed 1.2
Ghz
o Memiliki kecepatan RAM sebesar 400Mhz
o Memiliki kecepatan GPU sebesar 365 Mhz
o Mendapatkan 394 untuk hasil GeekBench.
o Memiliki 2 CPU Threads
2.3 Perangkat Output
Perangkat Output atau yang juga
disebut sebagai Output Devices adalah
perangkat keras computer yang berfungsi sebagai alat untuk mengeluarkan data
maupun informasi yang akan ditampilkan dalam suatu bentuk informasi yang
diperlukan oleh pengguna (user)
sebagai hasil dari pemasukkan data yang merupakan hasil dari proses dan pengolahan
data yang kemudian menjadi suatu informasi yang dibutuhkan oleh user.
Berikut adalah
pembahasan dari beberapa contoh Perangkat Output computer (Output
Devices)
yang sering kita jumpai saat menggunakan computer :
2.3.1 Monitor
Monitor
merupakan alat keluaran atau alat
output yang memberikan tampilan
visual kepada pengguna komputer. Kita dapat melihat apa yang sedang dilakukan
oleh program atau komputer di layar monitor sebagai hasil dari proses maupun
saat berlangsungnya proses pengolahan sebuah data ataupun inputan.
Komputer
menampilkan pesan, informasi, ataupun meminta masukan kepada pengguna komputer
melalui tampilan di layar monitor. Monitor akan menampilkan informasi berupa
teks, bilangan, ataupun gambar dengan cara menggabungkan elemen-elemen kecil
yang disebut dengan pixel atau sering juga disebut pels. Makin banyak pixel
dari sebuah tampilan teks, bilangan, atau gambar maka akan semakin baik tampilan
tersebut pada layar monitor.
Tampilan
di layar monitor diukur dengan satuan pixel. Monitor dengan resolusi rendah
umumnya menampilkan tampilan di layar dengan ukuran 640 x 480 pixel, sehingga
item-item yang ditampilkan kelihatan besar dan kurang tajam. Adapun monitor
dengan resolusi tinggi umumnya memberikan tampilan dalam ukuran 1024 x 768
pixel dan menampilkan item-item dengan ukuran kecil, sehingga lebih banyak item
yang dapat ditampilkan serta lebih tajam dan tentunya akan menampilkan gambar
yang lebih jelas pada layar monitor. Saat ini, teknologi layar lebar (wide screen) dan layar datar (flat screen) telah banyak digunakan pada
monitor. Teknologi ini memberikan tampilan layar monitor yang lebih lebar dan
radiasi yang lebih rendah, sehingga lebih banyak bagian yang dapat ditampilkan
di layar monitor dan lebih nyaman bagi mata pengguna. Resolusi yang umum
digunakan pada monitor dengan layar lebar adalah 1280 x 768 pixel. Namun,
kelemahan dari monitor jenis ini adalah harganya yang relatit lebih mahal apabila
dibandingkan dengan monitor biasa yang harganya jauh lebih murah.
2.3.2 Printer
Printer
adalah perangkat output yang digunakan untuk menghasilkan
cetakan dari komputer ke dalam bentuk visual dalam media kertas. Cetakan
tersebut dapat berupa dokumen, gambar, maupun dokumen yang disertai dengan
gambar.
Printer
dibedakan menjadi empat jenis, yaitu dot-matrix, inkjet, thermal printer, dan laser jet. Berikut adalah
penjelasan dari masing – masing jenis printer di atas :
Ø Printer Dot Matrix,
merupakan printer yang menggunakan pita sebagai alat percetakan. Karena
menggunakan pita untuk menampilkan output ke kertas, hasil percetakan printer
dengan dot matrix agak kasar dan kurang bagus. Dengan menggunakan printer ini,
cetakan dapat langsung dirangkap dengan karbon. Sebab sistem pencetakannya
masih menggunakan sistem ketukan. Berhubung menggunakan pita sebagai sumber
warnanya, maka warna yang dapat dihasilkan pun tidak bervariasi. Hanya hitam,
biru, dan merah saja. Dan jarang sekali yang dapat menggunakan ketiga warna ini
secara sekaligus. Kecepatan kinerja printer jenis ini diukur dengan jumlah
karakter yang bisa dicetak per detik dengan satuan cps (character per second).
Beberapa printer jenis ini berkecepatan 500 cps. Untuk menghubungkan dengan CPU
masih menggunakan port pararel. Meskipun saat ini teknologi printer sudah
semakin canggih, namun printer dot matrix masih diproduksi. Sebab printer dot
matrix dapat digunakan untuk mencetak dokumen tembusan, yang biasanya digunakan
untuk membuat kwitansi, bon, dan dokumen keuangan lainnya.
Kelebihan
dari printer jenis ini yaitu dapat mencetak rangkap sekaligus, dapat mencetak
ukuran kertas yang lebar dan tentunya memiliki biaya printer dan tinta (Pita)
yang murah.
Kekurangan
dari printer jenis ini yaitu memiliki dpi
dan ppm rendah, kecepatan mencetak
yang sangat lambat, memiliki suara yang berisik ketika bekerja dan warna yang
dihasilkan tidak bervariasi.
Ø Inkjet Printer, adalah
alat cetak yang menggunakan tinta untuk mencetak. Inkjet yang tersedia di
pasaran saat ini memiliki kemampuan untuk mencetak sampai ukuran kertas yang
sangat besar, dan dengan kualitas yang sangat baik. Resolusi printer inkjet
saat ini dapat mencapai 5760×1440 dpi.
Pada printer jenis Inkjet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik titik kecil
tinta pada kertas melalui nozzle atau
lubang pipa yang sangat kecil. Teknologi lainnya yang dikembangkan oleh
produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas. Panas tersebut
dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan
semakin menekan tinta ke nozzle yang
ditentukan dan tercetak pada kertas. Karena menggunakan tinta cairan hasil
cetaknya menunggu beberapa detik agar bisa kering. Jenis printer inkjet ini
penempatan dan pengisian tintanya bisa dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu
dengan menambahkan tabung tinta khusus pada bagian luar printer dan disambung
dengan selang kecil untuk dihubungkan pada bagian pencetak di mesin printer.
Kelebihan
dari printer jenis ini yaitu memiliki dpi
& ppm lebih tinggi dari pada dot
matrik, lebih mudah mencetak gambar dan warna serta memiliki kemampuan mencetak
sampai kertas yang lebar dengan kualitas yang baik.
Kekurangan
dari printer jenis ini yaitu tidak dapat mencetak rangkap, biaya operasional
lebih mahal dan waktu mencetak menjadi lebih panjang.
Ø Laser Jet merupakan jenis printer
yang paling bagus kualitasnya di banding dua jenis printer sebelumnya. Alat
mencetaknya tidak menggunakan tinta melainkan menggunakan bubuk toner dan
pencetakan menggunakan infra merah. Printer ini juga menawarkan kecepatan
pencetakan yang tinggi. Bahkan mesin yang tergolong kelas rendah dari golongan
laser ini pun masih memiliki kecepatan yang tinggi dibandingkan dengan printer
Ink Jet atau Dot Matrix. Minimal dua kali lebih cepat dari printer inkjet. Cara
kerja printer laser mirip dengan mesin fotocopy, yaitu menggunakan photographic drum. Kualitas cetakan yang
dihasilkan selain cepat juga cukup tajam. Printer laser sangat tepat digunakan
bagi mereka yang frekuensi mencetaknya sangat tinggi. Biasanya adalah
perkantoran perkantoran. Namun, tidak menutup juga home user menggunakan
printer laser. Hanya saja untuk printer laser berwarna yang kualitasnya sama
dengan inkjet, harganya dapat dua kali lebih besar dari printer inkjet itu
sendiri.
Kelebihan
dari printer jenis ini yaitu memiliki dpi
dan ppm yang sangat tinggi, efisien
untuk mencetak hitam putih, kapasitas warna lebih banyak dibanding printer
indoor lainnya dan memiliki kemampuan
mencetak yang sangat cepat.
Kekurangan
dari printer jenis ini yaitu membutuhkan biaya operasional tinggi dan tidak
dapat digunakan secara terus menerus.
Ø Thermal Printer sangat
berbeda dan berbeda dari printer inkjet normal atau bahkan printer laser. Sama
seperti namanya, thermal printer menggunakan panas untuk mencetak diatas
kertas, bukan cartridge tinta yang biasa digunakan oleh printer jenis lainnya.
Dengan teknologi ini, membuat thermal printer tidak bising (malahan beberapa
jenis tidak mengeluarkan suara). Printer ini juga dapat mencetak sangat cepat
karena tidak menggunakan pin-pin seperti pada dot matrix printer. Printer ini
memiliki harga yang lebih tinggi diatas dot matrix, namun justru dengan
kelebihan yang dimiliknya tadi menyebabkan thermal printer banyak dipakai.
Ketajaman
dari hasil cetakan diukur dengan satuan DPI atau Dot Per Inch atau banyaknya titik dalam satu inci. Makin tinggi DPI
dari sebuah printer, maka akan semakin tajam cetakan yang dihasilkan. Kecepatan
mencetak diukur dengan satuan PPM atau Page Per Minute atau kecepatan mencetak berdasarkan halaman per
menit.
Makin
tinggi PPM sebuah printer maka makin banyak halaman yang dicetak dalam
kurun waktu satu menit, atau makin cepat proses pencetakannya. Printer
dihubungkan dengan komputer melalui kabel USB. Selain dihubungkan ke komputer printer juga harus dihubungkan ke
sumber listrik. Sebelum dapat digunakan, sebuah printer harus dikenali oleh
sistem operasi komputer. Karena itu, setelah dihubungkan dengan komputer, kita
harus menginstal drivemya terlebih dahulu.
2.3.3 Plotter
Plotter
adalah suatu alat output yang memiliki persamaan seperti juga printer yang mencetak berupa hard copy dari desain
digital yang diberikan. Desain dikirim ke plotter melalui kartu grafis dan
gambar dibuat dengan menggunakan pena. Dengan kata sederhana, plotter pada
dasarnya menggambar menggunakan serangkaian garis lurus. Alat output komputer
jenis ini sering digunakan untuk aplikasi teknik.
2.3.4 Speaker
Speaker
adalah perangkat output yang terhubung ke sound card komputer, yang
menghasilkan output data yang dapat didengar melalui speaker (bunyi ataupun
suara). Data audio yang dihasilkan oleh komputer dikirim ke sound card,
kemudian menerjemahkan data menjadi sinyal audio yang selanjutnya dikirim ke
salah satu speaker atau headphone. Pada awalnya komputer memiliki speaker
on-board, yang menghasilkan serangkaian nada beep. Ketika popularitas game
multimedia dan komputer semakin berkembang, speaker komputer berkualitas tinggi
beredar dipasaran perangkat keras komputer.
2.3.5 Headphone
Headphone perangkat output yang terhubung ke
sound card komputer, yang menghasilkan output data yang dapat didengar melalui
speaker (bunyi ataupun suara). Sama seperti halnnya speaker namun headphone
memiliki kapasistas yang lebih kecil. Cara kerja perangkat ini sendiri tidak
jauh beda dengan speaker yaitu suara yang telah diinput melalui microphone
dikirim ke soundcard. Kemudian data digital ini akan diolah dan diproses oleh
DSP (Digital Signal Processing) yang
bekerja bersama dengan DAC (Data Analog
Converter) yang mengubah signal digital menjadi signal analog dan
selanjutnya dikeluarkan melalui headphone.
2.3.6 Proyektor
Proyektor
adalah salah satu alat output yang memiliki fungsinya sama seperti layar
komputer yang diproyeksikan ke layar datar. Data gambar dikirim ke video card
oleh komputer yang kemudian diterjemahkan menjadi gambar video dan dikirim ke proyektor.
Proyektor sering digunakan dalam pertemuan atau digunakan membuat presentasi,
karena proyektor memungkinkan untuk menampikan gambar yang lebih besar dan
dapat diatur ukuran gambarnya.
BAB III
PENUTUP
3.1 Simpulan
Berdasarkan
uraian pembahasan yang telah dilakukan dapat diambil beberapa kesimpulan
sebagai berikut :
1.
Perangkat Input atau yang juga disebut sebagai Input Devices adalah perangkat keras
komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukkan data atau perintah ke
dalam computer guna untuk memproses, mengolah dan mendapatkan suatu data untuk
mendapat informasi yang diperlukan user.
2.
Perangkat
Processing atau yang juga disebut sebagai Processing
Devices adalah perangkat keras computer yang berfungsi sebagai alat untuk
pemrosesan dari data yang diinputkan oleh user
yang kemudian akan diolah menjadi suatu informasi sesuai dengan keinginan dan
kebutuhan user yang selanjutnya akan
ditampilkan sebagai output.
3.
Perangkat Output
merupakan alat yang digunakan untuk menampilkan data, dengan kata lain
menangkap data yang dikirim oleh unit pemroses yang selanjutnya akan
ditampilkan. Peralatan output sendiri ialah hardcopy (printer, plotter) dan
softcopy (monitor, speaker, headphone, proyektor).
DAFTAR PUSTAKA
Anonim, 2013. Itanium 9500 Processor Server 8 Core Kelas Atas Intel
Dirilis, http://sidomi.com/141745/itanium-9500-prosesor-server-8-core-kelas-atas-intel-dirilis/
(diakses
18 Oktober 2014).
Anonim, 2013. Mengenal Jenis
Processor Smartphone, http://www.tipehandphone.com/2013/06/mengenal-jenis-prosesor-smartphone.html
(diakses 18 Oktober 2014).
Anonim,
2013. Alat Input Output Dan Proses Komputer,
http://sweetestplace.wordpress.com/2013/09/18/alat-input-output-dan-proses-komputer/
(diakses
18 Oktober 2014).
Anonim, 2014. Kelebihan Dan
Kekurangan Asus Zenfone 5 Phablet,
http://infohandphone.com/kelebihan-dan-kekurangan-asus-zenfone-5-phablet-5-inci-intel-atom/
(diakses
18 Oktober 2014).
Kurnia,
Ardiyanto, 2009. Jenis Processor Dan Spesifikasi, http://ardiyantokurnia.blogspot.com/2009/07/jenis-processor-dan-spesifikasi.html
(diakses 18 Oktober 2014).
Paseban,
2013. Jenis – Jenis Processor, http://portal.paseban.com/article/5791/jenisjenis-prosesor
(diakses 17 Oktober 2014).
Paseban, 2014. Spesifikasi Processor Intel Xeon,
http://portal.paseban.com/review/66582/spesifikasi-prosesor-intel-xeon-e5-v2-dan-e7-v2-prosesor-dengan-dukungan-memori-ddr4.html (diakses 18 Oktober 2014).
Rizky,
Novi, 2012. Prinsip Kerja Komputer, http://rizkynovi99.blogspot.com/2012/12/prinsip-kerja-komputer.html
(diakses 18 Oktober 2014).
Sysneta,
2013. Model Processor Dan Motherboard Untuk CPU Server,
http://www.jaringan-komputer.cv-sysneta.com/model-processor-dan-motherboard-untuk-cpu-server.html (diakses 17 Oktober 2014).